SORONG SELATAN - Suasana penuh kehangatan menyelimuti lokasi Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Kampung Sesor, Distrik Wayer, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Selasa (4/8/2026). Di tengah percepatan pembangunan infrastruktur, momen kebersamaan antara Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XVI Kodim 1807, mama-mama, dan anak-anak Papua menjadi perhatian tersendiri.
Kehadiran Dansatgas bersama Ketua Persit disambut antusias warga. Gelak tawa, obrolan hangat, hingga interaksi penuh keakraban mewarnai kegiatan yang menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Tidak hanya membangun jalan, jembatan, dan fasilitas umum, TMMD juga menghadirkan kedekatan emosional yang memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa program TMMD tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga membangun rasa persaudaraan melalui pendekatan humanis. Kehangatan yang tercipta di Kampung Sesor semakin memperkuat sinergi antara Satgas TMMD dan masyarakat dalam mendukung kemajuan wilayah.

Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan, Letkol Czi Paulus Caessario Prasetyo, S.H., menegaskan bahwa hubungan yang erat dengan masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan TMMD.
"Kebahagiaan yang terpancar dari mama-mama dan anak-anak menjadi energi bagi seluruh personel Satgas. Kami ingin menghadirkan rasa aman, nyaman, sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan sehingga semangat gotong royong terus tumbuh bersama masyarakat, " ujar Letkol Czi Paulus Caessario Prasetyo.
Sementara itu, kehadiran Ketua Persit KCK Cabang XVI Kodim 1807 turut memberikan semangat bagi warga, khususnya mama-mama dan anak-anak yang mengikuti kegiatan dengan penuh sukacita. Interaksi hangat tersebut memperlihatkan bahwa kebersamaan menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan di Kampung Sesor.
Melalui TMMD Ke-129, Kodim 1807/Sorong Selatan terus menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat nilai gotong royong, persatuan, dan kepedulian. Kebersamaan yang terjalin diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Barat Daya.
(Agung)

Updates.